Welcome to my greeeeeny world :D

Perhatikan aku

Lihat aku!
Teriak aku pada bayu
belai lembut lapang luas biru
Lihat aku!
Teriak aku pada tirta
berkilau disapa bulatan kuning cerah ceria
Lihat aku!
Teriak aku pada kembang
mengangguk ikuti sang bayu berdendang

Lihat aku…
duduk dalam diam
Tak acuh pada sapuan hujan berdeham

Kau lihat aku?
Kau lihat aku?
Kau lihat aku!
Bulir bening turuni kalbu
tergugu dengan badan yang membeku
Meski tak selalu khusyu’ untuk-Mu
Kau perhatikan aku…

Kayaknya sering banget ya kita (saya aja kayaknya) minta perhatian sama orang lain, minta diketahui keinginannya, dsb. Bahkan dibela-belain ikutan kayak orang-orang itu, bisa jadi ikutan hedon, ikutan otoriter, ikutan jadi alim (eh, kalo alim karena pengen diperhatiin orang sih nggak lillahi ta’ala atuh namanya). Semua itu demi perhatian semu manusia.

Tapi, sadar nggak sih kalo ada yang udah perhatian banget sama kita? Yup. Yang Maha Mengetahui selalu perhatian sama kita. Bahkan, waktu kita nggak sadar bikin peta buta di atas bantal, Dia melindungi kita dari binatang-binatang yang biasa keluyuran tanpa undangan–kecoa, tikus, dll. Yang lebih disayangkan lagi, kita sering nggak sadar kalo di luar jam shalat kita, Dia tetep memperhatikan kita. Sedetil-detilnya.

Nggak percaya? (sudahlah, percaya saja :p)

Pokoknya ya, Dia itu guard paling TOP, MANTAP JAYA, NGGAK ADA DUANYA! Bayangin aja, waktu ada bahaya menerpa, cuma Dia yang bisa nyelamatin kita. Bukan ortu, pacar, atau teman kita. Mungkin emang perantaranya mereka, tapi siapa coba yang menggerakkan hati mereka? Yup, Allah swt!

Tinggal kita nih yang harusnya bener2 sadar diri. Masa iya udah diperhatiin tapi malah nyuekin? Gimana nggak Maha Baik coba? Dia nggak butuh sama kita, kita yang butuh sama Dia, kita butuh mencintai Dia, tapi Dia bener2 melihat kita, memperhatikan keadaan kita. Trus, kalo kita tetep bersikap seakan Dia nggak liat kita, apa nggak kebangetan namanya? Kalo kehilangan cinta sama pacar bisa meraung2 sampe ngalahin lama kondangannya anak raja dari negeri antah-berantah, kenapa kita nggak takut dicuekin sama Dia? Melebihkan cinta pada-Nya adalah suatu kebutuhan, bukan sekedar kewajiban.

^hikaru_hamzah^

Advertisements

Comments on: "Perhatikan aku" (2)

  1. nice point.thanks 4 remind us(the readers)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: