Welcome to my greeeeeny world :D

Bismillaahirrahmaanirrahiim 🙂

Assalamu’alaykum warahmatullah 😀

Belakangan ini saya banyak merenung, banyak jalan-jalan juga *hehe, saya mulai mempertanyakan sesuatu yang mungkin terlihat biasa saja atau bahkan tidak disadari kebanyakan orang.

Dulu, waktu masih kecil, kalo ada film atau tayangan yang nggak cocok untuk dilihat, maka ortu bakalan keukeuh mengganti channel dengan alasan “belum waktunya”. Pun ketika ada anak kecil yang merokok, maka orang-orang akan bilang “kecil-kecil kok udah merokok”. Well, disadari atau tidak, ketika gede, semua larangan ini tiba-tiba pudar. Kalo udah gede boleh nonton film dewasa, kalo udah gede boleh merokok, kalo udah gede boleh pacaran. Halo?

Sempat terlintas di benak saya bahwa orang dewasa ternyata lebih sembrono. Harusnya kan kalo udah dewasa kita mengerti mana yang baik mana yang nggak. Tapi kenyataannya, kebanyakan dari kita malah berlaku kurang benar. Anak kecil nggak boleh nonton film orang dewasa, katanya akan mengganggu tumbuh kembang si anak, tapi kalo udah gede boleh. Apakah itu nggak mengganggu? Menurut saya itu merusak moral, Kawan. Bukankah yang dewasa harus memberi contoh baik pada yang muda? Kalo udah gede boleh ngomong kasar, kalo anak kecil dimarahin habis-habisan. Entah saya yang mikirnya terlalu lebay atau memang ini harus dibahas untuk memperbaiki tatanan hidup kita.

Di buku-buku SD, buang sampah harus di tempat sampah, tapi tidak sedikit ortu yang mengajarkan untuk buang sampah lewat jendela angkot (sempat saya bahas di ulasan sebelumnya). Saya jadi berkesimpulan kalo anak kecil malah lebih baik, lebih nurut, lebih mudah diatur. Emang nggak semuanya sih. Mungkin saya yang salah menafsirkan, tapi melihat kenyataannya begitu, saya merasa nggak salah-salah banget *maksa*. Ini contoh nih ya, waktu saya masih SMP dulu, ada yang bilang kalo udah gede boleh pacaran. Setelah saya memegang prinsip untuk tidak pacaran sebelum akad, maka saya berpendapat (lagi) bahwa waktu gede kita boleh melakukan hal yang kurang baik. Lantas, ini salah siapa?

Saya bukannya menganjurkan untuk mengajari anak-anak merokok atau memberi izin pacaran sejak usia dini. Bukan. Bukan, Sodara-sodara! Bukaaaaaan. Malah kalo bisa mau masih kecil atau udah gede, hal-hal kayak gitu nggak diperbolehkan. Anak kecil, remaja, dewasa, bahkan lansia punya peran masing-masing dalam menyampaikan pelajaran moral yang “live”, nggak lewat buku, juga nggak hanya dikoar-koarkan di media. Jangan salahkan ketika ada anak kecil merokok, jangan pula salahkan anak kecil yang suka misuh-misuh ketika kita sendiri sering melakukannya. Bisa jadi kita yang membuat mereka seperti itu. Mungkin kitalah yang akhirnya “memaksa” mereka untuk mengikuti “trend” yang ada.

Umur bukan halangan dan bukan satu parameter untuk berbuat baik. “Kalo udah gede boleh ini itu dan kalo udah gede boleh begini-begitu” kayaknya harus segera kita benahi lagi. Mungkin kalo tentang naik motor boleh lah pake alasan umur, tapi kalo pacaran… mmm… saya nggak bisa mengiyakan ya… *siap-siap dihujat banyak orang*

Okeeeeeh, mungkin cuma ini yang bisa saya sampaikan. Pengen sih mengulas lebih panjang, tapi kok saya nggak dapat yang pas. Mungkin karena galau KKN *curhat*. Ahahaha. Sekian dulu dari saya. Semoga bermanfaat. Kalo ada kritik dan saran bisa langsung disampaikan. Ini sekedar opini dari saya. Tidak berlaku untuk semua hal. Makanya saya membicarakan secara spesifik 😀

Wassalamu’alaikum warahmatullah 😀

^hikari_hamzah^ yang akan berangkat KKN di Bojonegoro 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: