Welcome to my greeeeeny world :D

Assalamu’alaykum warahmatullah…

Bismillaah…

Izinkan saya beristighfar dulu…

Semoga Allah mengampuni dosa-dosa saya…

Semoga apa yang akan saya sampaikan tidak menjadi amal buruk dan tidak menjadi penyebab jatuhnya saya pada kedzaliman.

Malam ini, ketika saya harus pulang, luar biasa lelahnya. Lebih ke lelah hati saya dibanding fisik. Apalagi ketika topic itu dibahas lagi. Saya cukup kaget karena saya yang tidak menyenggol topic itu sama sekali, kemudian harus dihadapkan dengan pembicaraan itu. Apa lagi? LHI. LHI. Dan masih saja tentang LHI. Kenapa harus topic itu? Kenapa harus yang tidak saya ketahui seluk-beluk sebenarnya? Apakah memang salah? Atau sengaja disalahkan? Tidak ada yang tahu kecuali beliau dan Allah.

Apa yang saya lakukan malam ini mungkin menjadi gambaran bahwa saya belum menjadi muslimah yang baik. Saya masih mendebat dengan apa yang harusnya saya simpan. Saya cuma ingin memberi gambaran bagaimana politik berbicara. Kemudian saya sempat membawa nama SP dan MtTV-nya serta nama ARB dan TVo yang menurut saya selalu memojokkan PKS. Dan lagi-lagi, kabar pernikahan LHI dengan DM menjadi pukulan telak yang membuat saya cukup emosi dan kurang hati-hati. Astaghfirullaah…

Sebagai seorang wanita biasa, saya mungkin belum ikhlas dan belum siap jika harus dipoligami. Tapi memang, dalam Islam, poligami tidak diharamkan. Jadi, ketika saya diserang dengan isu pernikahan LHI dan DM, saya bilang bahwa syariat Islam (afwan jika salah, tolong diingatkan) tidak ada pengharaman pada poligami, tapi saya sendiri kalau dipolgami tidak siap. Saya yang jadi dianggap tidak mau mematuhi syariat Islam, padahal kan  saya cuma ingin menyampaikan kebenaran. Malah, dengan santainya saya seakan didoakan untuk dijadikan istri ke sekian ust. LHI. Bercanda atau tidak, saya merasa terluka. Lagipula, pada kasus ini kenapa kehidupan pribadi LHI harus dibawa ke dalam kasusnya? Maka jawaban yang saya dapat adalah karena aliran dana yang diterima LHI yang diteruskan ke istri-istri beliau. Allah… Saya tidak tahu. Saya benar-benar tidak tahu kebenaran dari kasus ini. Tapi yang saya baca (maaf, saya tidak serta merta cuma nonton TV dan baca koran, saya juga membaca dari web PKS), uang itu tidak sampai ke LHI. Wallahu a’lam bishshawab…

Apakah karena khimar saya yang panjang? Apakah karena saya berusaha husnudzon? Kenapa saya selalu diantar ke topik itu? Saya dianggap fanatic ke PKS. Tapi bukankah manusia memang tempatnya salah? Apakah kemudian karena ada salah satu yang salah lalu harus menjauhi semuanya? Saya kembalikan lagi, kalau di antara para penyelenggara negara ada yang baik, maka di PKS juga inshaaAllah ada orang-orang yang baik. Dan bergabung dengan harakah tertentu mungkin adalah salah satu cara menggapai ridho Allah. InshaaAllah itulah niat dari semua yang masuk ke berbagai harakah. Entah harakah yang mana.

Saya sempat mau menanyakan tentang kasus pengembalian mobil Ahmad Zaki. Tapi ya sudahlah, saya tidak mau memperpanjang perdebatan itu. Sia-sia karena keterbatasan pengetahuan saya.

Saya tidak tahu apakah memang begini gambaran muslim di dunia saat ini. Kudeta Mursi juga merupakan sesuatu yang harus diwaspadai benar oleh umat muslim. Jangan-jangan kita yang muslim sedang digunakan untuk menghancurkan saudara kita sendiri. Jangan-jangan kita yang muslim ini sedang dipersiapkan untuk menjadi batu pijakan untuk segera menghancurkan Islam akibat ketidakpedulian kita.

Saya meyakini bahwa tugas seorang muslim bukan cuma melakukan amalan untuk dirinya sendiri. Ukhuwah yang terbagun adalah satu wadah untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Kita yang hidup sendiri tidak akan punya jiwa kompetitif. Seandainya tidak pernah mendengar cerita tentang Rasulullah yang begitu patuh pada Allah, apakah kita juga termotivasi untuk patuh pada Allah? Karena itu saya sendiri mencari wadah di mana ukhuwah itu mengantarkan saya pada kecintaan pada Allah, demi meraih ridho-Nya. Jika kemudian di dalamnya ada yang salah, bukan berarti kemudian memukul rata bahwa semuanya salah. Perlu kita tekankan juga, bahwa yang tahu segalanya hanya Allah. Mungkin yang kita anggap sehitam dan seburuk lumpur adalah mutiara berharga di hadapan Allah. Kita tidak pernah tahu. Kita hanya selalu berprasangka.

Ya Allah… Tuhan Yang Memahami semua bahasa, bila apa yang menjadi pilihan saya salah dan menjauhkan saya dari ridho-Mu, tolong berilah petunjuk pada saya…

Ya Allah… Tuhan Yang Mengetahui perkara benar dan salah, jika ini adalah bagian dari ujian, tolong berilah kami kekuatan untuk melewatinya agar kami mendapat derajat yang lebih tinggi di sisi-Mu…

Ya Allah… Tuhan Yang Selalu Terjaga, jika semua yang dituduhkan adalah benar adanya, maka tolong jangan gentarkan kaki kami untuk tetap ada di jalan kebaikan, jalan yang menuju ridho-Mu, jalan menuju pertemuan dengan-Mu…

Ya Allah… Tuhan Yang Mahaadil, tolong berilah kami kesabaran, ketaqwaan, keimanan, dan keberanian dalam menghadapi ujian yang ada, hingga kami bisa mencapai keridhoan-Mu yang lebih berharga dari apa pun di dunia ini…

Astaghfirullaahaladziim… Astaghfirullaahaladziim… Astaghfirullaahaladziim…

Kembali luruskan niat di mana pun untuk menggapai ridho Allah… Tak perlu merasa paling benar, tapi berusaha husnudzon dan membuka mata, berusaha lebih peka pada gempuran kekuatan hitam yang datang semakin besar, bersiap, dan tak lupa dengan basmalah… Bismillaah… Bismillaah… Wallahu a’lam bishshawab.

Wassalamu’alaykum warahmatullah..

Malang, 7 Juli 2013

11.45 PM

^Cahya Andina Thalib yang masih tertatih mengharap ridho-Nya^

Advertisements

Comments on: "Hanya Allah Yang Maha Mengetahui" (1)

  1. kupikir gak ada gunanya mempertahankan opini pendapat kita mengenai sesuatu yang hanya kita dengar sebagian. Kukira ini pelajaran berharga bahwa kita harus mulai berhati2 dengan pijakan kita.Pastikan pijakan itu ialah batu yang kokoh dan kuat, dan bukan batu kali yang licin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: