Welcome to my greeeeeny world :D

Archive for the ‘Remaja’ Category

Let’s Talk Bout True Humanity (LGBT case)

Cukup lama saya nggak nulis di blog. Beberapa waktu memang fokus ke web konsultasi online yang saya kelola bersama drh. Aul dan drh. Diyah
Well, kita awali dengan basmalah dulu gengs. Bismillah…
Sebenernya saya sudah pernah nulis tentang ini, bisa scroll ke bawah aja ya karena saya lupa apa judulnya bwahahaha. Nulis ini bukan hal yang mudah karena pasti banyak yang nggak setuju, apalagi yang pro-LGBT.  (more…)

Advertisements

Ketika IPK-ku Biasa Saja

“By… IPK saya jelek…” adu saya pada suami saat menjemput di kampus.

“Berapa, Adek?” lalu suami menyebutkan angka untuk menebak.

“Hehehe, iya segitu… Kok Mas tau?”

“Iya, Adek…”

“Jelek ya, By… Kalo koas biasanya nilainya 3,7 baru disebut bagus…”

“Oh, Adek… Nilai Adek sudah bagus… Bagus itu segitu, Adek…”

Saya tersenyum mendengar suami menenangkan saya dengan kalimat sederhana itu. Ya, bagi kami, IPK tak lagi penting. Suami tak pernah mematok berapa IPK yang harus saya dapatkan. Hal itu tentu membuat saya malah merasa bersyukur dan malu jika IPK saya terjun bebas.

Sebenarnya, saya cukup study-oriented. (more…)

Saya Muslimah dan Saya Merdeka!

Saya Muslimah dan Saya Merdeka!

Saya muslimah yang merdeka

bebas dari pandangan lelaki

yang tak segan memandangi aurat wanita.

Tak perlu repot membenarkan posisi rok yang kependekan,

tak repot menutup paha karena kelihatan,

tak kebingungan mencari pinjaman jaket

karena baju yang terbuka atau tanpa lengan.

Saya muslimah yang merdeka

(more…)

Pegiat Jilbab Syar’i

Bismillaah…

            Membaca kata jilbab syar’i, apa yang akan terlintas dalam benak kita? Kerudung lebar, gamis panjang dan longgar, kadang memakai cadar, wajah tanpa riasan tebal, pakai kaus kaki meski terik membakar? Seperti itu yang sering kita lihat di luar sana. Akhwat-akhwat dengan berbagai karakter dan sifat tetap berkomitmen untuk memakai busana sesuai petunjuk dalam Al-Qur’an (An-Nuur 31 dan Al-Ahzab 59).

            Lalu kenapa?

            Hhhh… Saya sempat membaca tulisan yang memojokkan akhwat-akhwat pegiat hijab syar’i. Bagi saya sendiri, jilbab bukan hanya fashion yang digunakan untuk menarik perhatian, tapi merupakan satu kewajiban yang harus dilaksanakan untuk kebaikan saya sendiri. Lalu kenapa akhwat-akhwat tadi dipojokkan? Ya, ketika mereka bilang bahwa hijab bukan pengganti rambut, hijab bukan untuk tabarruj (berhias), hijab bukan untuk ikut-ikutan trend, kontan banyak pihak yang mengecap para jilbaber besar ini berpikiran sempit. Allah…

(more…)

Heboh Mahabarata di Indonesia

Bismillaah…

Assalamu’alaykum :’)

Baik? Alhamdulillaah… Ketemu lagi sama saya yang udah jarang-jarang muncul 😀 Kegiatan koas menyita banyak waktu, pun menjadi seorang istri membuat saya harus memperhatikan asupan nutrisi bagi keluarga kecil saya 😀 Nyahahahaha

Malam ini kita punya tema yang lagi hot. Bukan, ini bukan masalah Jessica yang dikeluarkan dari SNSD, pun bukan masalah Luhan yang menggugat SM. Saya sih udah yakin banyak masalah di SM. Oh no! Jangan timpuk saya para penggemar artis SM :p

Well, kembali ke laptop! Setelah Hallyu wave, kita kembali diributkan dengan demam Bollywood. Salah satu stasiun TV milik Pak Abu Rizal Bakrie ini menghadirkan tayangan yang kemudian mendapat rating tinggi dari para pemirsanya. Sebut saja Mahabarata yang mampu menyihir para penggemar Bollywood untuk stay tune di depan tivi selama berjam-jam hanya untuk melihat bintang pujaaannya yang berhidung mancung dan bertubuh kekar. Bahkan saking totalnya, drama India yang ditayangkan tidak cuma satu, tapi beberapa (itulah saya bilang jadi berjam-jam).

(more…)