Welcome to my greeeeeny world :D

Archive for the ‘Renungan’ Category

Let’s Talk Bout True Humanity (LGBT case)

Cukup lama saya nggak nulis di blog. Beberapa waktu memang fokus ke web konsultasi online yang saya kelola bersama drh. Aul dan drh. Diyah
Well, kita awali dengan basmalah dulu gengs. Bismillah…
Sebenernya saya sudah pernah nulis tentang ini, bisa scroll ke bawah aja ya karena saya lupa apa judulnya bwahahaha. Nulis ini bukan hal yang mudah karena pasti banyak yang nggak setuju, apalagi yang pro-LGBT.  (more…)

Advertisements

‘DEMIT’ OH ‘DEMIT’

Haaaaaaaah. Belakangan ini saya terbakar sekali bila ada pembicaraan menyangkut ‘DEMIT’. Sungguh menguras emosi. Rasanya pingin ikutan ngegaplok demitnya. Saking keselnya, beberapa status jadi bahas demit dan berakhir dengan klarifikasi bahwa semua itu tidak berkaitan dengan rumah tangga saya, tentu saja ini karena Mr. Pooh yang minta.

Jadi sebenernya demit ini apa?
Saya pribadi tidak tahu siapa yang awalnya memberi julukan itu karena sebelum ini mereka disebut pelakor alias perebut laki orang. Mungkin juga disebut demit karena (more…)

Suami vs Mamang Sayur

Beberapa minggu lalu, saya nonton k-drama dengan judul “My Wife is Having an Affair This Week”. Drama ini cukup bagus ditonton pasutri meski banyak adegan yang kudu dilewati karena super duper ultra saru bagi saya :v

Singkat aja yak. Drama ini menceritakan seorang suami yang berprofesi sebagai seorang produser sebuah acara. Dia cinta banget banget sama istrinya. Bagi sang produser, istrinya ini layaknya bidadari: perfek. Meski jadi wanita karir, urusan domestik nggak pernah kececer. Semuanya rapi. Di saat si suami punya salah, istrinya nggak marah, bahkan kayak nggak ada apa-apa. Boro-boro ngomel, cemberut aja enggak! Siapa yang nggak mau punya istri sempurna begitu?

(more…)

Bukan “Asal Nggak Hamil”

 

Bismillah

“Dok, pacar saya selalu meminta berhubungan suami-istri, ketika saya bicarakan ini ke mamanya, mamanya malah bilang tidak apa-apa asalkan tidak sampai hamil…”

(more…)

Ramadhan: Momen Ibadah atau Buka Bersama?

 

Bismillah.

Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin. Sholawat serta salam semoga selalu tercurahkan pada kekasih Allahu Subhanahu Wa Ta’ala, Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi Wa Sallam : )

Hampir 10 hari pertama di bulan Ramadhan telah terlewati. Cepet banget yak? Padahal ibadah berasa kurang. Berasa nggak full gitu. Belum apa-apa udah rindu Ramadhan lagi. Sayangnya, belum tentu tahun depan kita bisa ketemu bulan yang penuh ampunan ini kan? Sedih kalo mikir gitu 😥

Baideweh, mau cerita-cerita nih, rada-rada curhat kali ye. Daripada dipendem ntar jadi bisul. Gawat kalo munculnya di pantat, ntar nggak bisa duduk. Kalo muncul di wajah, ntar menurunkan tingkat keserasian kalo jalan sama suami, puihihi 😀

Wokeh, sesi curhatnya dimulai dari… sekarang:D

Ga tau deh ini sekedar perasaan saya aja atau emang beneran murni mutlak perasaan saya 😀 Berasa nggak sih mengalami pergeseran aktivitas di bulan Ramadhan? Maksudnya dari Ramadhan jaman baheula dan Ramadhan yang sekarang. Atau mungkin pergeseran ini karena semakin bertambahnya umur? (more…)

Ketika IPK-ku Biasa Saja

“By… IPK saya jelek…” adu saya pada suami saat menjemput di kampus.

“Berapa, Adek?” lalu suami menyebutkan angka untuk menebak.

“Hehehe, iya segitu… Kok Mas tau?”

“Iya, Adek…”

“Jelek ya, By… Kalo koas biasanya nilainya 3,7 baru disebut bagus…”

“Oh, Adek… Nilai Adek sudah bagus… Bagus itu segitu, Adek…”

Saya tersenyum mendengar suami menenangkan saya dengan kalimat sederhana itu. Ya, bagi kami, IPK tak lagi penting. Suami tak pernah mematok berapa IPK yang harus saya dapatkan. Hal itu tentu membuat saya malah merasa bersyukur dan malu jika IPK saya terjun bebas.

Sebenarnya, saya cukup study-oriented. (more…)

Saya Muslimah dan Saya Merdeka!

Saya Muslimah dan Saya Merdeka!

Saya muslimah yang merdeka

bebas dari pandangan lelaki

yang tak segan memandangi aurat wanita.

Tak perlu repot membenarkan posisi rok yang kependekan,

tak repot menutup paha karena kelihatan,

tak kebingungan mencari pinjaman jaket

karena baju yang terbuka atau tanpa lengan.

Saya muslimah yang merdeka

(more…)