Welcome to my greeeeeny world :D

Posts tagged ‘istri shalihah’

Sejuta Masih Dapat Kembalian Banyak, Yo Po Ra?

 

Bismillah…

Sudah beberapa hari saya pingin ikutan komen tentang sebuah curhatan bapak-bapak yang rame banget diserang emak-emak dari segala arah :v Sungguh pemberani sekali bapak tersebut karena curhat di ruang publik, entah karena emang pingin terkenal atau nggak tau ganasnya emak-emak :v Sing sabar, Pak’e… Monggo pinarak mriki, Pak, diwaos kaliyan ngupi-ngupi 😀

Ehem, ehem, mic check, satu dua tiga. Wokey yuk capcus.

Menurut saya, sejuta itu… (more…)

Advertisements

Tiga Ratus Lima Puluh Ribu untuk ISTRI atau Tiga Ratus Lima Puluh Ribu untuk Prostitusi

 

 

            Setelah terungkapnya pembunuhan seorang PSK yang berujung pada terungkapnya prostitusi online di tanah air, banyak hal yang perlu disorot, salah satunya adalah tentang tarif yang dipasok PSK untuk sekali berkencan.

            Pada akunnya, Deudeuh menuliskan bahwa tarif untuk bersenang-senang dengannya adalah 350 ribu. Bisa dibilang affordable bahkan untuk kalangan anak muda, sehingga tak heran bila banyak anak muda dengan kategori ‘brondong’ berbondong-bondong untuk menyewa Deudeuh sebagai pelampias syahwat mereka. Hal ini dibuktikan dengan testimoni yang dipasang Deudeuh di akun twitternya. Tentu harga ini juga sangat mampu dibayar oleh yang berduit, termasuk oleh seorang suami.

            Nah, membicarakan tentang suami, bagaimana dengan para suami yang lebih memilih melampiaskan hasrat mereka dengan mendatangi PSK padahal masih ada istri di rumah yang halal untuk digauli? Tidak menutup kemungkinan bahwa faktor penampilan menjadi alasannya. (more…)

Cerpen: Karena Aku Juga Wanita

Karena Aku Juga Wanita

Kasak-kusuk itu terdengar lagi, sudah kesekian kalinya berita itu menyantroni kupingku. Sayang tak ada yang bisa kulakukan selain menyabarkan diri dan berpura-pura tak paham dengan apa yang mereka bicarakan di belakangku. Hanya saja kali ini aku tak sanggup menahan air mataku agar tak tumpah.

        “Aku salah apa, Mel?” tanyaku pada Amel yang sekantor denganku. Amel hanya membalas pertanyaanku dengan pelukan dan elusan di punggung.

            “Aku tidak pernah menggodanya. Sungguh!” suaraku mulai terdengar histeris.

            “Iya, Liv.. Semua juga pasti tahu itu..”

            “Jalan keluarnya cuma satu, Mel. Aku yang keluar atau dia yang mengundurkan diri!” (more…)